Analisa Teknikal versi Price Action dalam Terapan Trading Forex > 자유게시판

본문 바로가기
사이트 내 전체검색


자유게시판

Analisa Teknikal versi Price Action dalam Terapan Trading Forex

페이지 정보

작성자 Arturo Given 댓글 0건 조회 992회 작성일 25-12-13 13:15

본문


Pada dunia trading forex, ada beberapa teknik yang dipakai untuk memprediksikan gerakan harga. Dua model yang terkenal ialah analitis teknikal dan price action. Walaupun ke-2 nya focus pada gerakan harga, pendekatan yang dipakai dalam risetnya amat berlainan. Jadi trader, penting guna pahami ke-2 cara ini serta bagaimana ke-2 nya bisa dipakai dengan cara efektif dalam terapan trading forex. Artikel berikut bakal mengupas ketaksamaan di antara analisa forex aud usd hari ini teknikal dan price action, dan bagaimana ke-2 nya dapat sama-sama melengkapi dalam trading forex.

GBPUSD_2022-04-22_14-33-21.png

Apa Itu Analitis Teknikal?


Kajian teknikal yaitu pendekatan yang memanfaatkan data bersejarah harga dan volume untuk memperhitungkan gerakan harga di masa datang. Dalam diagnosis teknikal, trader memakai diagram harga dan bermacam sinyal teknikal untuk menolong menetapkan trading. Tanda teknikal yang biasa dipakai misalnya Moving Average, RSI (Relative Strength Index), MACD, dan Bollinger Bands. Dengan gunakan banyak indikator ini, trader bisa menandai mode pasar, tingkat dukungan serta resistance, dan kapasitas pembalikan harga.


Terapan trading forex kekinian memungkinkannya trader buat secara simpel membuka perlengkapan analitis teknikal ini. Diagram harga serta sinyal teknikal bisa dirapikan dalam beragam timeframe, berikan trader elastisitas dalam memutuskan rentang waktu yang sama dengan style trading mereka. Riset teknikal amat berfungsi guna trader yang pengin mengenali skema pasar serta bikin ketetapan yang makin lebih terinformasi.


Apa Itu Price Action?


Price action yakni model diagnosis yang cuman memercayakan gerakan harga buat bikin ketetapan trading. Dalam price action, trader pelajari skema harga, tingkat dukungan serta resistance, dan skema candlestick untuk memperhitungkan arah harga. Tak sama studi teknikal yang memakai tanda matematis, price action lebih konsentrasi pada interpretasi diagram harga itu sendiri.


Dalam price action, trader menyaksikan bagaimana harga bergerak serta berhubungan dengan tingkat tersendiri. Mereka cari pola-pola seperti pin bar, engulfing, atau inside bar, yang bisa memberinya isyarat perihal gerakan harga mendatang. Cara ini semakin lebih memercayakan pengalaman serta pengetahuan trader pada gerakan harga diperbandingkan {} pemakaian sinyal.


Ketidakcocokan Penting di antara Analisa Teknikal dan Price Action


Biarpun riset teknikal serta price action fokus pada gerakan harga, ada banyak ketaksamaan fundamental di antara ke-2 nya. Satu diantaranya yaitu pemanfaatan sinyal. Dalam kajian teknikal, trader amat tergantung di sinyal matematis buat menolong memastikan tanda membeli atau jual. Beberapa indikator ini dihitung berdasar data harga bersejarah dan volume perdagangan, dan kerap kali berikan tanda yang tambah lebih obyektif.


Di lain bidang, price action lebih memprioritaskan penilaian secara langsung pada diagram harga tanpa kontribusi tanda tambahan. Trader yang memanfaatkan price action sering mempercayakan skema harga serta komposisi candlestick guna membaca pasar. Lewat pendekatan ini, trader supaya lebih memercayakan insting serta pengalaman mereka dalam membaca sikap harga.


Ketidaksamaan yang lain yakni dalam pendekatan analitis. Diagnosis teknikal condong lebih analisis dan memakai data monumental buat mengira-ngira gerakan harga di hari esok. Saat itu, price action lebih focus pada keadaan pasar waktu ini dan bagaimana harga berhubungan dengan level-level penting, seperti dukungan dan resistance.


Keistimewaan dan Kekurangan Diagnosis Teknikal


Kajian teknikal tawarkan banyak kelebihan untuk trader. Antara lainnya yakni keringanan dalam proses pengambilan keputusan. Dengan memakai tanda teknikal, trader bisa secara gampang menganalisis isyarat membeli atau jual, dan mengenali kapan harus masuk atau keluar pasar. Terapan trading forex yang siapkan alat kajian teknikal memungkinnya trader untuk mengerjakan studi secara cepat serta efisien.


Terkecuali itu, analisa teknikal sangatlah berfaedah dalam menganalisis mode pasar dan menghitung kebolehan pasar gunakan tanda seperti RSI dan MACD. Ini menolong trader buat mengikut mode dan meminimalisir akibat negatif.


Tetapi, kelemahan pada diagnosis teknikal yaitu keterikatan pada tanda yang kadangkala bisa memberinya tanda palsu. Banyak indikator ini dapat lagging atau telat memberinya tanda, terlebih di pasar yang bergerak cepat. Oleh sebab itu, trader harus waspada dalam mempercayakan tanda jadi cuma satu sumber ketetapan.


Keunggulan dan Kekurangan Price Action


Price action punyai sejumlah kelebihan, satu diantaranya yaitu kesederhanaan dan objecttivitas. Trader yang memakai price action perlu focus di diagram harga serta skema yang terbuat di pasar, tanpa ada penting panik mengenai penyusunan tanda atau standar yang susah. Ini memungkinnya trader guna bisa semakin cepat dalam menentukan, khususnya di dalam pasar yang volatil.


Price action pun lebih fleksibel serta bisa dipakai di bermacam tipe pasar, baik itu pasar yang tren atau sideways. Dengan mendalami skema harga, trader bisa menganalisis kesempatan trading dengan ringan.


Tapi, kelemahan dari price action yakni subjektivitas. Membaca diagram harga serta skema candlestick butuh pengalaman serta wawasan yang dalam. Trader pemula mungkin terasa kesukaran dalam menandai skema yang cocok atau pahami bagaimana harga berhubungan dengan tingkat tersendiri. Disamping itu, harga yang bergerak cepat bisa membikin signal price action sukar buat diinterpretasikan {} betul.


Bagaimana Memakai Ke-2 Teknik Secara Berbarengan


Meski diagnosis teknikal serta price action miliki pendekatan yang tidak sama, ke-2 cara ini bisa dipakai dengan cara bersama untuk menambah ketepatan dalam trading forex. Jadi contoh, trader bisa memakai studi teknikal untuk menandai mode pasar serta level-level penting seperti dukungan serta resistance, lantas memanfaatkan price action guna mengecek isyarat itu.


Umpamanya, apabila sinyal teknikal seperti Moving Average memperlihatkan mode naik, trader bisa cari skema candlestick bullish seperti engulfing atau pin bar pada diagram harga buat memvalidasi tanda membeli. Dengan menyatukan ke-2 sistem ini, trader bisa punyai pendekatan yang tambah holistik serta kurangi ada kemungkinan kekeliruan dalam proses pengambilan keputusan.


Simpulan


Baik analitis teknikal atau price action yakni model yang benar-benar berfungsi dalam trading forex, serta ke-2 nya mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sementara kajian teknikal lebih tergantung pada sinyal untuk berikan isyarat, price action mengedepankan pembacaan secara langsung kepada diagram harga serta skema yang terwujud. Memakai ke-2 teknik ini secara bersama-sama bisa memberinya keuntungan makin lebih besar, lantaran trader bisa memadukan riset berbasiskan data dengan pembacaan keadaan pasar dengan cara langsung. Dalam terapan trading forex, baik analisa teknikal ataupun price action bisa dipakai buat memaksimalkan putusan trading dan mendapat hasil lebih optimal.

댓글목록

등록된 댓글이 없습니다.

상단으로

명진철강(주) | 대표자 : 신성열 | 본사/공장: 경기도 고양시 일산서구 덕산로 302(덕이동) | 사업자등록번호 : 121-86-31857

 

TEL : 031-921-5600 / 031-319-9300 / FAX : 031-921-5603 / 032-765-4901 / E-mail :sin2285704@naver.com

 

Copyright © www.m-jsteel.com. All rights reserved.